Kubuntu Boot Stuck pada systemd-udev-settle.service? Begini Cara Menganalisis dan Memperbaikinya
Pendahuluan
Beberapa waktu lalu saya mengalami masalah yang cukup aneh pada Kubuntu.
Saat booting, sistem berhenti cukup lama dan muncul pesan seperti berikut.
Timed out waiting for the udev queue being empty
Job systemd-udev-settle.service/start running
ACPI BIOS Error (bug)
Awalnya saya mengira SSD rusak atau sistem operasi mengalami kerusakan.
Ternyata penyebabnya jauh lebih menarik.
Artikel ini membahas bagaimana saya melakukan investigasi hingga menemukan akar permasalahannya.
Gejala
Booting berhenti pada layar hitam dengan tulisan:
Timed out waiting for the udev queue being empty
atau
Job systemd-udev-settle.service/start running
Kadang juga muncul
ACPI BIOS Error (bug)
dan
kworker blocked for more than 122 seconds
Sekilas terlihat mengerikan, padahal belum tentu merupakan penyebab utama.
Apa itu udev?
Di Linux terdapat komponen bernama udev.
Tugasnya adalah mendeteksi seluruh perangkat keras ketika komputer dinyalakan.
Misalnya:
SSD
HDD
Keyboard
Mouse
GPU
WiFi
Bluetooth
USB
Webcam
Saat boot, systemd akan menunggu proses pendeteksian perangkat selesai.
Jika ada satu perangkat yang terlalu lama merespon, maka boot juga ikut tertunda.
Ilustrasinya seperti ini.
Power ON
│
▼
Kernel
│
▼
Detect Hardware
│
▼
udev
│
▼
Semua Device Siap?
│
┌───┴────┐
│ │
Ya Tidak
│ │
▼ ▼
Boot Menunggu...
Apakah ACPI BIOS Error Berbahaya?
Belum tentu.
Contohnya:
ACPI BIOS Error (bug)
Pesan tersebut biasanya berasal dari firmware BIOS yang kurang sempurna.
Linux hanya melaporkan bahwa terdapat tabel ACPI yang tidak sesuai standar.
Pada banyak laptop modern, error ini tidak menyebabkan komputer gagal boot.
Langkah Investigasi
Saya masuk ke menu GRUB.
Kemudian memilih
Advanced options for Kubuntu
Ternyata tersedia beberapa kernel.
6.8.0-136
6.8.0-124
6.8.0-90
Saya mencoba boot menggunakan kernel sebelumnya.
Kernel 6.8.0-124 berhasil masuk ke desktop tanpa masalah.
Awalnya saya mengira kernel 6.8.0-136 rusak.
Namun setelah sistem berjalan saya mengecek versi kernel.
uname -r
Hasilnya justru:
6.8.0-136-generic
Artinya kernel terbaru sebenarnya dapat berjalan.
Kemudian saya memastikan driver NVIDIA juga aktif.
nvidia-smi
Output:
Driver Version: 595.84
GPU:
RTX 2050
Driver berhasil dimuat dengan normal.
Kemungkinan Penyebab
Kasus seperti ini biasanya berasal dari salah satu hal berikut.
1. Driver GPU membutuhkan waktu lebih lama
Terutama NVIDIA setelah update kernel.
2. USB Device
Flashdisk
Dock
USB Hub
External HDD
Sering menjadi penyebab udev menunggu.
3. BIOS ACPI
Firmware laptop mengirim informasi ACPI yang kurang sempurna.
Linux akhirnya mencoba melakukan fallback.
4. Hardware tertentu lambat merespon
Misalnya
WiFi
Bluetooth
NVMe
Fingerprint Reader
Cara Menganalisis Boot
Linux menyediakan tool yang sangat membantu.
Melihat total waktu boot
systemd-analyze
Melihat service paling lambat
systemd-analyze blame
Melihat dependency boot
systemd-analyze critical-chain
Melihat log boot
journalctl -b
Melihat error
journalctl -b -p err
Jangan Langsung Menyalahkan Kernel
Kesalahan yang sering dilakukan pengguna Linux adalah langsung menghapus kernel terbaru.
Padahal belum tentu kernel tersebut yang bermasalah.
Lebih baik lakukan analisis terlebih dahulu.
Dalam kasus saya ternyata:
Kernel dapat berjalan
Driver NVIDIA normal
Desktop berhasil masuk
Artinya masalah bukan pada kernel itu sendiri.
Tips Agar Tidak Panik
Jika mengalami boot gagal:
✅ Masuk ke GRUB
✅ Boot kernel sebelumnya
✅ Jangan reinstall Linux
✅ Analisis menggunakan journalctl
✅ Gunakan systemd-analyze
Sebagian besar kasus dapat diselesaikan tanpa instal ulang.
Kesimpulan
Pesan seperti:
Timed out waiting for the udev queue being empty
tidak selalu berarti sistem rusak.
Sering kali Linux hanya sedang menunggu sebuah perangkat keras menyelesaikan proses inisialisasi.
Dengan memahami cara kerja Kernel → udev → systemd, kita dapat menemukan akar masalah dengan lebih cepat tanpa harus terburu-buru menginstal ulang sistem operasi.
0 Response to "Kubuntu Boot Stuck pada systemd-udev-settle.service? Begini Cara Menganalisis dan Memperbaikinya"
Post a Comment